Netflix di Blokir? What?

  • Friday, January 29, 2016
  • By Muhammad Hafiz
  • 0 Comments

Source : Facebook Netflix
Halo semuanya, apa kabarnya? Semoga kalian sehat selalu ya apalagi cuaca yang tidak menentu ini, kita harus menjaga kesehatan. Oke beberapa minggu yang lalu gue sempat baca berita kalo Netflix meresmikan layanan mereka di Indonesia. Yap didalam hati gue, gue mah senang banget kalo Netflix udah hadir di Indonesia jadi gue sama netizen yang suka nonton bisa nonton film di Netflix.

 By the way yang gatau Netflix itu apa, gue bakal kasih tau sedikit yang gue tau dari Netflix aja ya. Oke jadi Netflix ini adalah salah satu layanan streaming film, layaknya YouTube beda nya Netflix hanya streaming film saja. Di Netflix sendiri untuk bisa digunakan kita harus membayar perbulan, untuk di Indonesia sendiri itu ada 3 paket, Basic, Standard dan Premium. Tiap paket beda fitur yang kita dapatkan, kalo di YouTube fitur berbayar juga ada yang baru beberapa bulan lalu diresmikan dengan nama YouTube Red.

Jadi Netflix ini cuman streaming film aja kok dan mungkin bisa streaming musik? Hmm maybe.. Tapi walaupun baru hadir di Indonesia, antusias dari netizen yang suka nonton pun langsung pada sign up di Netflix. Tapi baru beberapa minggu saja Netflix hadir di Indonesia, Telkom Indonesia salah satu provider telekomunikasi terbesar di Indonesia langsung memblokir Netflix dari layanan nya seperti IndiHome & Telkomsel. Alasan Telkom Indonesia memblokir Netflix adalah karena Netflix belum ada izin di Indonesia dan karena ada nya konten PORNO di Netlix.

 Begini kalo menurut gue sendiri ya, tidak semua film di Netflix itu berbau porno dan juga ga bakalan semua orang tiap hari cuman daftar Netflix untuk nonton porno doang kan? Gile aja gitu bayar mahal-mahal tapi yang ditonton cuman bokep di Netflix? Mending lu cari CD di pinggir jalan kalo mau murah. Dan untuk mendaftar di Netflix sendiri kita harus menghubungkan langsung akun Netflix kita dengan kartu kredit kita, jadi tidak semua orang bisa mendaftar di Netflix dong. Mana mungkin anak-anak atau remaja mendaftar gitu aja, itupun kalo daftar dia pakai kartu kredit orang tua dia dan itu pun belum tentu di izinin sama orang tua nya.

Dan disini akan gue bukain pemikiran orang Telkom Indonesia bahwa Netflix itu ga butuh namanya Lembaga Sensor. Disini kan mereka adalah menawarkan tontonan secara online, bukan tradisional dan beda banget dengan film bioskop atau sinetron yang ada di tv-tv saat ini. Kalau misalnya seperti itu, YouTube pun bakalan diblokir juga di Indonesia. Tetapi karena YouTube punya filter sendiri untuk menyaring konten bokep tersebut jadi konten itu pun bisa dihilangkan dari server mereka. Nah di Netflix juga punya filter seperti itu dan gue rasa ya ga mungkin aja perusahaan sebesar itu gaada filter buat nyaring konten bokep? Hmm kayaknya mustahil..

 Jadi lucu aja ketika Netflix yang disini menawarkan film secara online harus ada lembaga sensor untuk menyaring konten bokep tersebut. Aduh ini udah tahun berapa sih? Harus kah seperti itu? Apalagi ini online bukan tradisional. Kalo kata nya harus bekerja sama dengan operator mungkin Netflix bakalan berusaha untuk bekerja sama dengan operator yang ada di Indonesia untuk menawarkan paket data dan paket yang ada di Netflix. 

Dan mungkin Spotify, layanan streaming musik online lama masuk ke Indonesia apakah karena masalah ini? Karena ilegal kah? Hmm semoga aja tidak seperti itu. Jadi menurut gue, lebih baik dibuka kembali aja Netflix nya karena semakin di blokir layanan seperti itu, semakin penasaran orang untuk mencari konten dengan berbau bokep tersebut. 

 Kita lihat saja kedepannya, apakah Netflix masih diblokir atau tidak? Hmm..

You Might Also Like

0 comments